Seminar Kubuang 13 Telusuri Jejak Sejarah dan Nilai Filosofis Adat Solok



Kota Solok, 12 Oktober 2026 — Dinas Pariwisata Kota Solok menyelenggarakan Seminar Kubuang 13 dengan tema “Menelusuri Jejak Kubuang Tigo Baleh: Etnohistoris Konfederasi Adat Solok dan Analisis Nilai Filosofisnya”, Senin (12/10/2026).

Kegiatan ini menjadi salah satu upaya untuk menggali, memahami, dan mendokumentasikan sejarah serta nilai-nilai filosofis adat yang berkembang dalam kehidupan masyarakat Solok, khususnya terkait keberadaan Kubuang Tigo Baleh sebagai bagian dari khazanah sejarah dan kebudayaan Minangkabau.

Seminar menghadirkan dua narasumber, yakni Prof. Nusyirwan Effendi dan Dr. Dalmenda, Datuak Pamuncak Alam, yang membahas perspektif sejarah, etnohistoris, serta nilai-nilai filosofis yang terkandung dalam adat dan kebudayaan masyarakat Solok.

Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua KAN, Ketua Bundo Kanduang, para ninik mamak, guru BSM se-Kota Solok, Kepala Dinas Pariwisata, Sekretaris Dinas Pendidikan, serta Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat.

Kehadiran unsur pemerintah, tokoh adat, Bundo Kanduang, dan tenaga pendidik tersebut mencerminkan pentingnya sinergi berbagai elemen masyarakat dalam menjaga, memahami, dan meneruskan warisan sejarah serta nilai-nilai adat kepada generasi berikutnya.

Melalui Seminar Kubuang 13, diharapkan pemahaman terhadap sejarah Kubuang Tigo Baleh semakin berkembang, sekaligus memperkuat kesadaran akan pentingnya pelestarian adat dan budaya sebagai bagian dari identitas masyarakat Kota Solok.

Pendokumentasian sejarah dan pengkajian nilai filosofis adat menjadi langkah penting agar kearifan lokal tidak hanya dikenang sebagai warisan masa lalu, tetapi juga terus dipahami dan diwariskan kepada generasi mendatang.